![]() |
| Source by Pinterest |
Siapa
sih yang gak kenal makanan enak yang satu ini, rendang merupakan makanan yang
berasal dari Sumatera Barat yang sangat populer di Indonesia, namun bukan hanya
di Indonesia saja ternyata, rendang juga sangat populer di luar negeri, rendang
bahkan menyandang gelar makanan terlezat di Dunia loh, wahh rendang sudah
mengharumkan nama Indonesia di taraf Internasional tuh. Ett tapi tau gak nih
temen-temen ternyata rendang bukan Cuma enak, bergizi dan bikin kenyang loh,
tapi rendang juga memiliki makna tersirat tuh didalamnya.
Tapi sebelum aku jelasin makna yang terkandung didalam masakan rendang, kalian tau gak sih kalo rendang itu bukan nama makanan melainkan teknik memasak yang dilakukan oleh orang-orang minangkabau sana, rendang berarti cara mengawetkan daging dengan merendam dalam santan disertai rempah-rempah yang dipanaskan dengan api. Proses pemanasan diaduk secara terus-menerus dengan memperhatikan besar kecil api yang dibutuhkan. Pada masa itu masyarakat di Nusantara masih sangat sederhana. Mereka hidup berpindah-pindah tempat dan membutuhkan cara mengawetkan daging untuk persediaan makan. Salah satu cara penyiasatan dalam memenuhi kebutuhan pangan yang mereka lakukan adalah dengan membuat rendang.
Nah
itulah kira-kira kenapa saat ini rendang disebut dengan “rendang” J
![]() |
| Source by Pinterest |
Lalu
apasih makna tersirat dari makanan ini ?
Dalam
adat masyarakat minang terdapat tiga jenis kuliner berdasarkan warna masakannya
yaitu :
Warna
kuning merupakan simbol kebesaran, keagungan yang tercermin dalam warna lokal
dalam upacara ritual adat di minangkabau. Warna kuning artinya muda, gembira,
semangat atau spirit kedinamisan. Warna kuning adalah warna yang meningkatkan
daya hidup dan sifat pengikat persahabatan yang kuat dan langgeng.
Warna
merah adalah keberanian dan pantang menyerah, kuat,berani, dan percaya diri dan
bergairah. Merah mempunyai banyak arti dalam berbagai ekspresi seni, yaitu
mulai dari sifat cinta yang menggairahkan, motivasi yang memacu detak jantung
dan membuat nafas dipacu lebih cepat.
Adapun
warna hitam memiliki kesan kuat, tidak lapuk oleh hujan dan tidak lekang oleh
panas. Maka warna ini disebut warna abadi. Kesan yang lain adalah fleksibel dan
bersifat bijaksana. Warna rendang yang digolongkan sebagai jenis kuliner hitam
dimaksudkan sebagai jenis makanan yang awet. Orang yang memakan rendang tidak
dibutuhkan tenaga kekuatan rahang yang kuat karena daging yang telah diolah
dengan cara rendang itu telah menjadi lembut, tetapi bumbu yang ada di dalamnya
sangat kuat.
![]() |
| Source by Pinterest |
Nah
pada pesta-pesta adat yang dianggap besar, rendang dikerjakan oleh para
laki-laki secara berkelompok. Padahal pada kegiatan sehari-hari dikerjakan oleh
perempuan. Secara alami, hal tersebut berarti bahwa laki-laki memiliki stamina
tubuh yang lebih kuat. Kondisi budaya yang bertolak dari pembagian kerja
memasak rendang ini membawa karakteristik laki-laki Minangkabau harus merantau
dan perempuan tinggal di rumah. Hal ini sejalan dengan pepatah petitih alam
takambang jadi guru, artinya dalam perantauan yang menunjukkan bahwa alam
yang maha luas ini adalah tempat belajar. Dorongan merantau disebabkan oleh
kesadaran sosial para pemuda yang ingin mencapai peningkatan status sosial,
menjadi orang yang berguna (cerdik pandai dan ulama) adalah posisi yang
dianggap ‘matang’. Kesadaran sosial ini sama dengan proses merendang yang
diaduk secara terus-menerus. Hal ini sesuai dengan pepatah Minangkabau “karatau
madang dihulu, babuah babungo balun” yang artinya lebih baik pergi merantau
karena di kampung belum berguna.
![]() |
| Source by Pinterest |
Wah,
jadi laper gak sih ? hehe
Menarik
sekali yah temen-temen dari sebuah makanan yang sederhana ternyata mengandung
makna yang mendalam, tapi sebenernya bukan hanya itu loh makna tersirat dari
rendang, masih banyak lagi makna yang terkandung didalamnya seperti makna
religi, makna pendidikan, dan makna moral.
Nah
untuk lebih jelasnya Cek Disini
Follow aku juga yah di Instagram @fauziah_pebrianty




aduhhh aku jadi lapar :( mau makan rendang deh jadinya..
ReplyDeleteaku aja sambil nulis artikel nyemilin kertas saking lapernya kak :D
DeleteWaw hebat banget yah kakak, aku mau deh jadi kakak. gimana sih tips nya? :D
DeleteHadue ngiler bgt sih jadi kabita :( jgn lupa visit blog aku jg ya neng firaanha.blogspot.com
ReplyDeleteyuk makan rendang yuk ! otw visit
Deleteini makanan favorit banget.. langsung ke warung padang abis baca ini. :P
ReplyDeleteKomen apa aja.
ReplyDelete