Mungkin ada dari kalian yang pernah
menjadi volunteer Asian Para Games 2018 ? kalau pernah, SELAMAT berarti kita
teman seperjuangan :)
atau jika ada yang pernah, mungkin bisa
tulis di kolom komentar ya kalian dari departemen apa ? siapa tau kita kenal atau
bisa kenalah 😅 #modusmodeon
oke gak usah basa-basi lagi
Apa sih Asian Para Games itu ?

Pertama-tama mari kita membicarakan apa sebenarnya Asian Para Games itu ? saya sering mendapatkan pertanyaan baik dari teman atau orang asing yang saya temui dilapangan seperti "Mbak, Asian Para Games itu apa yah ?" "Bukannya yang kemarin itu Asian Games ?" atau "Asian Para Games itu masih satu even sama Asian Games gak sih ?"
oke, disini saya akan jawab semua
pertanyaan-pertanyaan diatas !
Singkatnya Asian Para Games adalah multi
sport even untuk athlete dengan disabilitas, dan Asian Para Games di
Jakarta, Indonesia merupakan Asian Para Games ke-3 setelah sebelumnya
diselenggarakan di Ghuangzhou, China pada tahun 2010 dan di Incheon, Korea pada
tahun 2014, kalo mengenai apakah Asian Para Games itu masih satu even sama
Asian Games ? jawabannya adalah TIDAK, Asian Games secara langsuung dinaungi
oleh INASGOC (Indonesia Asian Games Organizing Committe) sedangkan Asian
Paragames itu dinaungi oleh INAPGOC (Indonesia Asian Para Games Organizing
Committe), Cukup jelas bukan untuk tidak salah paham lagi dengan kedua even
ini ?
Alasan kenapa saya daftar menjadi
volunteer Asian Para Games
Jika
ditanya mengenai alasan sebernarnya jawabannya cukup singkat, yaitu karena saya
mendengar kata DISABILITAS. Sedikit cerita di keluarga saya ada sepupu yang
mengalami down syndrom dan belum lama ini dia meninggalkan keluarga kita untuk
selamanya (bahagia disana a, we love you) saya selalu menganggap jika
berinteraksi dengan dia itu menarik, memang sedikit sulit pada awalnya namun
ketika kita menemukan celah untuk menjadi lebih dekat maka bahagianya sungguh
luar biasa, terlebih lagi ini adalah para disabilitas yang sangat
menginspirasi, sebelum akhirnya saya mendaftar menjadi volunteer yang saya
bayangkan pertama kali ketika mendengar tentang Asian Para Games adalah
bagaimana ketika saya bisa menyaksikan secara langsung sebuah keajaiban berlangsung,
mungkin sedikit mengandung unsur metafora 😁 tapi percaya atau enggak memang itu yang saya fikirkan, saya
selalu penasaran bagaimana bisa orang buta menjadi pelari andal ? bagaimana bisa
orang yang tidak memiliki kaki menjadi perenang hebat, bagaimana, bagaimana dan
bagaimana, dan semua itu terjawab ketika akhirnya saya memutuskan untuk menjadi
volunteer Asian Para Games 2018, alhamdulillah...
Cerita
seorang volunteer Broadcasting Asian Para Games
Yaps,
seperti yang kalian baca pada bagian judul bahwa saya ditempatkan di departemen
broadcasting dan saya sangat bersyukur dengan hal itu karena memang saya sangat
antusias dengan pekerjaan ini fyi 😅 meskipun pada saat training yang saya perhatikan adalah hampir 60%
volunteer broadcast berasal dari background broadcast, fakta ini membuat saya gugup
dan minder pada awalnya namun ternyata hal itu tidak menjadi hambatan bagi
saya untuk bergaul dengan mereka, karna satu yang selalu saya tanamkan bahwa keinginan
untuk bisa itu selalu dihargai.
Pada
awal bertugas yaitu tanggal 30 september – 5 oktober itu adalah masa pembagian
job dan venue serta pengarahan mengenai deskripsi job, apa yang
harus kita lakukan saat bekerja nanti meski baru secara umumnya saja, saya mendapat
job bagian Data athlete dan Grafis di cabang olahraga Bowling Ancol, Jakarta
Utara. Awalnya sedikit bingung dengan job yang saya dapatkan karena seperti
yang kalian ketahui bahwa saya tidak memiliki background atau pengalaman
mengenai broadcasting sebelumnya, bahkan sampai pada saat GR pada tanggal 7 oktober
saya belum memiliki bayangan mengenai apa yang harus dikerjakan besok
alay banget kita mbak 😆
maka pada
hari itu saya mencoba bertemu dengan Host Broadcast bagian grafis untuk
menanyakan bagaimana saya harus bertugas besok, dan kebetulan sekali HB
grafisnya itu perempuan (namanya mbak Fifi), dalam hati saya “yes, sepertinya saya
bisa akrab nih” 😏 akhirnya pada hari itu saya ngobrol mengenai banyak hal tentang data grafis
dengan beliau dan persis seperti yang saya fikirkan bahwa saya dapat
berinteraksi dengan sangat nyaman dengan beliau dan saya mulai memahami
mengenai job di bagian data grafis dan apa yang harus saya lakukan besok.
Akhirnya
hari H pun tiba, pada awalnya saya sangat gugup namun saya mencoba memecahkan
kegugupan dengan mencoba untuk memperkenalkan diri kepada para Host Broadcast
yang bertugas agar mereka lebih nyaman
untuk berinteraksi dengan saya dan tidak disangka hari pertama sukses !
pekerjaan saya berjalan dengan lancar, bahkan setiap harinya saya terus
mempelajari banyak hal, pada hari pertama saya hanya sekedar mendampingi HB
grafis dalam membuat templete dan
memeriksa kembali nama athlete yang ditulis agar tidak terjadi kesalahan
seperti yang telah ditugaskan di awal namun dihari berikutnya saya
mulai mencoba belajar untuk menaikan templete sendiri karena terkadang para
Host Broadcast membutuhkan istirahat dan menyuruh saya untuk mengambil alih
tugasnya.
Perlu
kalian ketahui bahwa menjadi volunteer broadcast itu sangat menarik, ketika
sutradara mengatakan “naikin templetenya zi”, “1, 2, 3”. “ relplay zi replay”,
“ zi sekarang nama-nama negara zi” perkataan-perkataan itu selalu membuat saya
gugup namun bahagia, karena saya merasa bahwa saya diperlukan disitu, dan
semakin merasa dekat dengan mereka, kadang di sela-sela tugas banyak HB yang
bercerita tentang pengalamannya di dunia Broadcasting, atau memberi tips-tips
bagaimana untuk bekerja di dunia itu, bahkan sutradaranya yaitu Mas Gun menawarkan
saya untuk bekerja di dunia broadcasting, wahhhh.... tidak bisa dipungkiri bahwa
itu tawaran yang sangat menggiurkan mengingat saya sangat tertarik dengan dunia
ini, sayangnya saya masih memiliki kewajiban terhadap orang tua yaitu KULIAH 😇
tanpa kita sadari tanggal 11 oktober pun tiba, hari terakhir kita live di Jaya Ancol Bowling Center dan itu sangat berat karena kita harus berpisah dengan para HB yang sudah banyak membantu selama 4 hari kebelakang, tidak lupa kitapun mengabadikan momen menyedihkan itu
Kesan menjadi Volunteer Asian Para Games
i miss you guys 😍
Kesan menjadi Volunteer Asian Para Games
Kesannya
ternyata jauh dari apa yang saya bayangkan pada awalnya, seperti yang saya
jelaskan di awal pemikiran saya mengenai Asian Paragames adalah bagaimana saya bisa
berinteraksi dengan athlete disabilitas, sedangkan saya ditempatkan di bidang
yang tidak ada interaksi dengan athlete sama sekali namun hal itu tidak
mengurangi kebanggaan saya menjadi volunteer Asian Para Games, karena sekalipun
tidak berinteraksi saya dapat melihat mereka bertanding lewat layar.
oiya... disini saya tidak banyak menceritakan tentang interaksi saya dengan para volunteer lain karena saya hanya ingin fokus
dengan apa yang saya kerjakan, mungkin cerita-cerita lucu bersama teman-teman
volunteer lain bisa saya ceritakan dilain waktu, karena itu banyak dan bahkan
hampir setiap harinya pasti ada cerita seru dan lucu :)
Thank
you guys udah baca cerita aku sampe abis, semoga pengalaman aku ini bisa bermanfaat buat kalian semua, luv :)






0 comments:
Post a Comment