Friday, October 26, 2018

Published October 26, 2018 by with 0 comment

Jadi Volunteer Broadcast di Asian Paragames 2018, Langsung diajak Kerja di TV ?

Mungkin ada dari kalian yang pernah menjadi volunteer Asian Para Games 2018 ? kalau pernah, SELAMAT berarti kita teman seperjuangan :)
atau jika ada yang pernah, mungkin bisa tulis di kolom komentar ya kalian dari departemen apa ? siapa tau kita kenal atau bisa kenalah 😅 #modusmodeon
oke gak usah basa-basi lagi

Apa sih Asian Para Games itu ?


Pertama-tama mari kita membicarakan apa sebenarnya Asian Para Games itu ? saya sering mendapatkan pertanyaan baik dari teman atau orang asing yang saya temui dilapangan seperti "Mbak, Asian Para Games itu apa yah ?" "Bukannya yang kemarin itu Asian Games ?" atau "Asian Para Games itu masih satu even sama Asian Games gak sih ?"
oke, disini saya akan jawab semua pertanyaan-pertanyaan diatas !

Singkatnya Asian Para Games adalah multi sport even untuk athlete dengan disabilitas, dan Asian Para Games di Jakarta, Indonesia merupakan Asian Para Games ke-3 setelah sebelumnya diselenggarakan di Ghuangzhou, China pada tahun 2010 dan di Incheon, Korea pada tahun 2014, kalo mengenai apakah Asian Para Games itu masih satu even sama Asian Games ? jawabannya adalah TIDAK, Asian Games secara langsuung dinaungi oleh INASGOC (Indonesia Asian Games Organizing Committe) sedangkan Asian Paragames itu dinaungi oleh INAPGOC (Indonesia Asian Para Games Organizing Committe), Cukup jelas bukan untuk tidak salah paham lagi dengan kedua even ini ?

Alasan kenapa saya daftar menjadi volunteer Asian Para Games

Jika ditanya mengenai alasan sebernarnya jawabannya cukup singkat, yaitu karena saya mendengar kata DISABILITAS. Sedikit cerita di keluarga saya ada sepupu yang mengalami down syndrom dan belum lama ini dia meninggalkan keluarga kita untuk selamanya (bahagia disana a, we love you) saya selalu menganggap jika berinteraksi dengan dia itu menarik, memang sedikit sulit pada awalnya namun ketika kita menemukan celah untuk menjadi lebih dekat maka bahagianya sungguh luar biasa, terlebih lagi ini adalah para disabilitas yang sangat menginspirasi, sebelum akhirnya saya mendaftar menjadi volunteer yang saya bayangkan pertama kali ketika mendengar tentang Asian Para Games adalah bagaimana ketika saya bisa menyaksikan secara langsung sebuah keajaiban berlangsung, mungkin sedikit mengandung unsur metafora 😁 tapi percaya atau enggak memang itu yang saya fikirkan, saya selalu penasaran bagaimana bisa orang buta menjadi pelari andal ? bagaimana bisa orang yang tidak memiliki kaki menjadi perenang hebat, bagaimana, bagaimana dan bagaimana, dan semua itu terjawab ketika akhirnya saya memutuskan untuk menjadi volunteer Asian Para Games 2018, alhamdulillah...

Cerita seorang volunteer Broadcasting Asian Para Games

Yaps, seperti yang kalian baca pada bagian judul bahwa saya ditempatkan di departemen broadcasting dan saya sangat bersyukur dengan hal itu karena memang saya sangat antusias dengan pekerjaan ini fyi 😅 meskipun pada saat training yang saya perhatikan adalah hampir 60% volunteer broadcast berasal dari background broadcast, fakta ini membuat saya gugup dan minder pada awalnya namun ternyata hal itu tidak menjadi hambatan bagi saya untuk bergaul dengan mereka, karna satu yang selalu saya tanamkan bahwa keinginan untuk bisa itu selalu dihargai.
Pada awal bertugas yaitu tanggal 30 september – 5 oktober itu adalah masa pembagian job dan venue serta pengarahan mengenai deskripsi job, apa yang harus kita lakukan saat bekerja nanti meski baru secara umumnya saja, saya mendapat job bagian Data athlete dan Grafis di cabang olahraga Bowling Ancol, Jakarta Utara. Awalnya sedikit bingung dengan job yang saya dapatkan karena seperti yang kalian ketahui bahwa saya tidak memiliki background atau pengalaman mengenai broadcasting sebelumnya, bahkan sampai pada saat GR pada tanggal 7 oktober saya belum memiliki bayangan mengenai apa yang harus dikerjakan besok
alay banget kita mbak 😆
maka pada hari itu saya mencoba bertemu dengan Host Broadcast bagian grafis untuk menanyakan bagaimana saya harus bertugas besok, dan kebetulan sekali HB grafisnya itu perempuan (namanya mbak Fifi), dalam hati saya “yes, sepertinya saya bisa akrab nih” 😏 akhirnya pada hari itu saya ngobrol mengenai banyak hal tentang data grafis dengan beliau dan persis seperti yang saya fikirkan bahwa saya dapat berinteraksi dengan sangat nyaman dengan beliau dan saya mulai memahami mengenai job di bagian data grafis dan apa yang harus saya lakukan besok.
Akhirnya hari H pun tiba, pada awalnya saya sangat gugup namun saya mencoba memecahkan kegugupan dengan mencoba untuk memperkenalkan diri kepada para Host Broadcast yang bertugas agar mereka lebih nyaman  untuk berinteraksi dengan saya dan tidak disangka hari pertama sukses ! pekerjaan saya berjalan dengan lancar, bahkan setiap harinya saya terus mempelajari banyak hal, pada hari pertama saya hanya sekedar mendampingi HB grafis dalam membuat templete  dan memeriksa kembali nama athlete yang ditulis agar tidak terjadi kesalahan seperti yang telah ditugaskan di awal namun dihari berikutnya saya mulai mencoba belajar untuk menaikan templete sendiri karena terkadang para Host Broadcast membutuhkan istirahat dan menyuruh saya untuk mengambil alih tugasnya.

Perlu kalian ketahui bahwa menjadi volunteer broadcast itu sangat menarik, ketika sutradara mengatakan “naikin templetenya zi”, “1, 2, 3”. “ relplay zi replay”, “ zi sekarang nama-nama negara zi” perkataan-perkataan itu selalu membuat saya gugup namun bahagia, karena saya merasa bahwa saya diperlukan disitu, dan semakin merasa dekat dengan mereka, kadang di sela-sela tugas banyak HB yang bercerita tentang pengalamannya di dunia Broadcasting, atau memberi tips-tips bagaimana untuk bekerja di dunia itu, bahkan sutradaranya yaitu Mas Gun menawarkan saya untuk bekerja di dunia broadcasting, wahhhh.... tidak bisa dipungkiri bahwa itu tawaran yang sangat menggiurkan mengingat saya sangat tertarik dengan dunia ini, sayangnya saya masih memiliki kewajiban terhadap orang tua yaitu KULIAH 😇
tanpa kita sadari tanggal 11 oktober pun tiba, hari terakhir kita live di Jaya Ancol Bowling Center dan itu sangat berat karena kita harus berpisah dengan para HB yang sudah banyak membantu selama 4 hari kebelakang, tidak lupa kitapun mengabadikan momen menyedihkan itu 


i miss you guys 😍


Kesan menjadi Volunteer Asian Para Games

Kesannya ternyata jauh dari apa yang saya bayangkan pada awalnya, seperti yang saya jelaskan di awal pemikiran saya mengenai Asian Paragames adalah bagaimana saya bisa berinteraksi dengan athlete disabilitas, sedangkan saya ditempatkan di bidang yang tidak ada interaksi dengan athlete sama sekali namun hal itu tidak mengurangi kebanggaan saya menjadi volunteer Asian Para Games, karena sekalipun tidak berinteraksi saya dapat melihat mereka bertanding lewat layar.

oiya... disini saya tidak banyak menceritakan tentang interaksi saya dengan para volunteer lain karena saya hanya ingin fokus dengan apa yang saya kerjakan, mungkin cerita-cerita lucu bersama teman-teman volunteer lain bisa saya ceritakan dilain waktu, karena itu banyak dan bahkan hampir setiap harinya pasti ada cerita seru dan lucu :)

Thank you guys udah baca cerita aku sampe abis, semoga pengalaman aku ini bisa bermanfaat buat kalian semua, luv :)




      edit

0 comments:

Post a Comment